Minggu, Mei 26, 2013
3

KELOMPOK 9
1.    Rahmadhani Osa I.                      682012019
2.    Fatchul Amin                              682012025
3.    Danang Faizal Adam               682012044

   1. Jelaskan mengapa perlu melakukan pemetaan (kodifikasi) proses bisnis!
        Pemetaan Proses Bisnis merupakan langkah pemetaan dari aktivitas bisnis yang dijalankan sebuah perusahaan. Dalam business process mapping kita membagi bisnis proses kita menjadi beberapa bagian utama yang global. Masing-masing bagian utama yang global ini kemudian bisa dipecah menjadi proses-proses yang lebih kecil lagi demikian seterusnya.Memahami pemetaan bisnis proses akan memberikan wawasan mengenai keseluruhan proses bisnis yang ada di perusahaan. Penguasaan business process mapping memungkinkan melakukan manajemen yang lebih sistematis, terarah dan akan memberikan layanan yang maksimal.
   2. Sebutkan jenis-jenis kodifikasi proses bisnis!
a.    Data Flow Diagram:
              Data Flow Diagram (DFD) adalah diagram atau model yang dibuat oleh profesional sistem untuk menggambarkan sistem sebagai suatu jaringan proses fungsional yang dihubungkan satu sama lain dengan alur data, khususnya bila fungsi-fungsi sistem merupakan bagian yang lebih penting dan kompleks dari pada data yang dimanipulasi oleh sistem. Dengan kata lain, DFD adalah alat pembuatan model yang memberikanpenekanan hanya pada fungsi sistem. Terlihat seperti contoh pada gambar :


  a.    Cross Functional Flow Diagram :
      Diagram yang menjelaskan alur kerja dari proses bisnis, lintas unit fungsional yang Menggunakan “swimlane‟, untuk setiap unit fungsional, sehingga lebih jelas. Bisa horizontal atau vertical swimlane. Swimlane = seperti jalur renang pada kolam.
Terlihat seperti contoh pada gambar

3. Sebutkan dan beri penjelasan notasi-notasi Flowchart!
A.) Terminator, simbol untuk menunjukkan awal atau akhir dari aliran proses. Umumnya, diberi kata-kata ‘Start’, ‘End’, ‘Mulai’, atau ‘Selesai’.
B.) Process, simbol untuk menunjukkan sebuah langkah proses atau operasi. Umumnya, menggunakan kata kerja dalam deskripsi yang singkat dan jelas.
C.) Connector, tanda panah yang menunjukkan arah aliran dari satu proses ke proses yang lain.
D.) Decision, simbol untuk menunjukkan sebuah langkah pengambilan keputusan. Umumnya, menggunakan bentuk pertanyaan, dan biasanya jawabannya terdiri dari
‘yes’ dan ‘no’ atau ’ya’ dan ‘tidak’ yang menentukan bagaimana alur dalamflowchart berjalan selanjutnya berdasarkan kriteria atau pertanyaan tersebut.
E.) Input/Output, simbol untuk menunjukkan data yang menjadi input atau output proses.


4. Sebutkan dan beri penjelasan notasi-notasi Data Flow Diagram (DFD)!

1.   Terminator
Terminator mewakili entitas eksternal yang berkomunikasi dengan
sistem yang sedang dikembangkan. Biasanya terminator dikenal dengan
nama entitas luar (external entity). 
Terdapat dua jenis terminator :


1. Terminator Sumber (source) : merupakan terminator yang menjadi
sumber.
2. Terminator Tujuan (sink) : merupakan terminator yang menjadi tujuan 
data / informasi sistem.
Terminator dapat berupa orang, sekelompok orang, organisasi,
departemen di dalam organisasi, atau perusahaan yang sama tetapi di
luar kendali sistem yang sedang dibuat modelnya. Terminator dapat juga berupa departemen, divisi atau sistem di luar
sistem yang berkomunikasi dengan sistem yang sedang dikembangkan. 
2.   Proses
Komponen proses menggambarkan bagian dari sistem yang
mentransformasikan input menjadi output. 
3.   Data Store
Komponen ini digunakan untuk membuat model sekumpulan paket
data dan diberi nama dengan kata benda jamak, misalnya
Mahasiswa.
4.   Alur data
Suatu data flow / alur data digambarkan dengan anak panah, yang
menunjukkan arah menuju ke dan keluar dari suatu proses. Alur data ini
digunakan untuk menerangkan perpindahan data atau paket
data/informasi dari satu bagian sistem ke bagian lainnya.

Contoh DFD dan Flowchart
                                             DFD Sistem Pejualan Tunai
 Pada PT Nusantara
 Diagram Konteks
 Diagram 0 (overview)
a. Diagram Rinci 1.0                                                                                                                                  b. Diagram Rinci 2.0






        c. Diagram Rinci 3.0

Masukan : Surat Pesanan dan Pembayaran
Keluaran : Faktur, Surat Jalan , Kuitansi , Lap. Penjualan , Lap. Pesanan dan Lap. Pengiriman

FLOWCHART
Contoh FlowChart penjualan;
1. Barang dipesan
2. Memeriksa apakah barang yang dipesan ada atau tidak
3. Jika ada maka lanjut ke pembuatan jurnal
4. Jika tidak ada maka pembelian akan dibatalkan
5. Setelah ke pembuatan jurnal pembelian, maka barang dikeluarkan dan siap untuk dikirim.
6. Pngiriman barang
7. Pembayaran barang
[http://fatah33.blogspot.com/2011/11/flowchart-penjualan.html]
Flowchart Transaksi Penjualan




3 komentar: