Minggu, Mei 19, 2013
3


KELOMPOK 9

1.   Rahmadhani Osa I.                 682012019
2.   Fatchul Amin                           682012025
3.   Danang Faizal Adam               682012044

1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan proses bisnis!
       Suatu kegiatan yang memiliki rantai kegiatan terstruktur,  untuk mengatur dan mengorganisasi segala aktifitas dan digunakan untuk meningkatkan hubungan timbal balik antar semua pihak yang terlibat dalam proses bisnis (produsen, konsumen, distributor). 
       Bisnis proses adalah terdiri banyak aktifitas yang akan menkoordinasikan teknik pengorganisasian untuk mencapai suatu gol, yang di setiap prosesnya akan memiliki aturan sendiri yang sudah terstruktur, tetapi tidak menutup kemungkinan bahwa proses tersebut akan berpengaruh terhadap proses yang lain.

Sumber : Mathias weske, “Business Process Management” 2007

2. Jelaskan apa yang dimaksud dengan pengelolaan proses bisnis!
         Pengelolaan proses bisnis yang dikenal sebagai business process management atau BPM, adalah suatu pendekatan untuk meningkatkan efektivitas dan efesiensi melalui pembangunan otomatis proses dan ketangkasan untuk mengelola perubahan agar setiap proses perusahaan menjadi lebih efektif dan efisien, BPM merupakan dasar dari penelitian yang akan menjadikan terciptanya suatu produk yang akan dibuat oleh perusahaan bagaimana sebuah konsep itu diciptakan untuk mencapai hasil yang diharapkan dalam mencapai dan memenuhi kebutuhan pasar. 
          Bisa disimpulkan bahwa manajemen proses bisnis adalah sebuah konsep, metode, teknik untuk membantu pembuatan desain sistem, sistem administrasi, konfigurasi sistem, peraturan dan analisa bagaimana urut-urutannya sistem itu akan berjalan yang bertujuan untuk mencapai hasil yang maksimal dalam suatu perencanaan dan penimplementasian suatu bisnis.

Sumber : Mathias weske, “Business Process Management” 2007

3. Jelaskan apa yang dimaksud dengan sistem pengelolaan proses bisnis dan berikan contohnya!

         Perangkat lunak umum yang mengendalikan seluruh gambaran suatu proses bisnis untuk menyelaraskan tentang aturan-aturan dari proses bisnis. Sebagai contoh dari proses bisnis sendiri diantaranya proses order suatu barang, penerimaan order, faktur penjualan, faktur penerimaan, dan seluruh aktivitas barang yang terkirim. 
      Suatu proses bisnis dapat dipecah menjadi beberapa subproses yang masing-masing memiliki atribut sendiri tapi juga berkontribusi untuk mencapai tujuan dari superprosesnya.

Sumber : Mathias weske, “Business Process Management” 2007

Contoh, “proses pembelian mobil” 
(1) Sub proses (parts) misalnya proses identifikasi konsumen potensial, identifikasi kebutuhan konsumen, menginformasikan konsumen, memproses pesanan, pengirima produk atau jasa, melakukan pembayaran dan menjaga hubungan baik dengan konsumen. 
(2) Properti berfungsi menyimpan berbagai informasi yang terkait dengan suatu proses seperti berapa lama waktu yang dibutuhkan dalam mengeksekusi proses ini, berapa biaya yang dibutuhkan dalam menyelesaikan proses ini, di mana lokasi eksekusi proses ini, dan lain sebagainya. 
(3) Proses terkait (related processes) di mana proses yang terkait dengan proses lainnya terbagi atas tiga bagian yaitu: 
a) Spesialisasi, yakni bagaimana proses menjual mobil?. Kemungkinan jawaban untuk pertanyaan tersebut adalah “menjual lewat toko”, “menjual langsung ke konsumen”, dan lain sebagainya. 
(b) Paket (bundles), yakni grup dari spesialisasi terkait berdasarkan pertanyaan dasar yang mungkin ditanyakan mengenai suatu aktivitas tertentu, seperti “Bagaimana/kapan/dimana proses penjualan?”, dan lain sebagainya. 
(c) Generalisasi, yakni jika spesialisasi dari suatu aktivitas diumpamakan sebagai anak dari suatu proses maka generalisasi menggambarkan bagan pohon dari suatu aktivitas, misalkan proses “Penjualan” memiliki dua generalisasi yaitu “Pertukaran” dan “Penyediaan”. 
(d) Trade-off tables, yakni membandingkan perbedaan spesialisasi dalam satu paket dengan menggunakan trade-off table, sebagai contoh salah satu bagian dari proses “Penjualan” adalah “menginformasikan konsumen potensial” dan salah satu spesialisasi dari proses “menginformasikan konsumen potensial” adalah“pengiklanan”. Proses “pengiklanan” memiliki paket yaitu “Bagaimana cara mengiklankan?” dan jawabannya adalah “Pengiklanan melalui media internet/koran/radio”, dan lain sebagainya.

Sumber : jurnal ilmiah "Implementasi Sistem Pengelolaan Proses Bisnis Mengacu pada Mit Process Handbook" oleh Putu W.H

4. Jelaskan apa yang dimaksud dengan pemodelan proses bisnis!
      Secara garis besar pemodelan proses bisnis adalah piranti-piranti yang digunakan untuk pengimplementasian proses bisnis atau bisa juga dengan model yang seperti apa pada waktu mengeksekusi suatu rencana dalam bisnis. contoh: suatu tahap dalam pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh beberapa orang dapat diselesaikan dengan sebuah mesin.

Sumber : Mathias weske, “Business Process Management” 2007

5. Tahapan dan siklus bisnis




           Perputaran siklus bisnis menunjukkan  tahap disetiap proses berulang dan berurutan yang mengatur bagaimana bisnis berjalan. Dalam hal ini desain sistem lah yang mengawali suatu proses. Desain sistem berisi tentang bagaimana dan seperti apa model bisnis dan teknik yang akan berjalan nantinya yang selanjutnya pengidentifikasian/ analisis suatu masalah dan peluang beserta resiko-resiko yang akan dihadapi. Teknik desain ini berisi simulasi dari mulai proses bahan baku didapatkan, inventory bahan baku sampai ke produksi hingga pemasaran dengan system administrasi yang terencana. Apabila desain dan analisa system tlah terpenuhi maka  proses konfigurasi pun dimulai yaitu bagaimana atau apa saja utility yang akan digunakan untuk mendukung berjalannya system , utility yang dimaksud adalah software-software, aplikasi-aplikasi database yang akan digunakan beserta alat bantu yang berguna untuk mendukung berjalannya proses yang sudah direncanakan.
          Belum selesai di proses konfigurasi, seluruh software ini akan diuji dan diseleksi terlebih dahulu sebelum digunakan dari mulai proses pengujian yang sangat manual hingga pengujian secara otomatis sampai benar-benar memenuhi apa yang diharapkan. Setelah menemukan software/aplikasi tadi maka secara desain yaitu desain alur kerja dan software maka langkah selanjutnya yaitu pengimplementasian system yang sudah dibuat tadi yang akan melibatkan banyak campur tangan dari berbagai pihak. Langkah berikutnya yaitu laporan, tahap laporan diadakan disela-sela proses yang berjalan yang berisi tentang bagiamana kondisi bisnis setelah diimplementasikan. Didalam siklus ini terdapat berbagai aktivitas monitoring dan perbaikan system yang berjalan apakah sudah berjalan sesuai yang diharapkan atau masih perlu ditingkatkan secara kualitas. 
           Evaluasi adalah pekerjaan selanjutnya setelah adanya laporan-laporan yang tentunya lengkap dan berisi seluruh aktivitas perusahaan dalam menjalankan sistemnya dan kemudian menentukan apakah system ini layak untuk dijalankan dalam jangka panjang atau harus diperbaiki secara kualitas dan meningkatkan secara kuantitas, kuantitas disini berhubungan dengan waktu tempuh yang digunakan pada proses produksinya. Dari ke-empat siklus tadi terdapat 1 yang tidak termasuk didalam system tetapi amat sangat dibutuhkan dalam proses bisnis yaitu seorang pimpinan beserta perangkat administrasinya. Terutama perusahaan-perusahaan berskala besar peran seorang pemimpin adalah hal yang vital dalam kelangsungan system bisnis. Tentunya pemimpin yang mempunyai pengetahuan luas tentang bisnis dan berpengalaman.

Sumber : Sumber : Mathias weske, “Business Process Management” 2007

6. Jelaskan dan sebutkan klasifikasi proses bisnis!
a. Strategi bisnis : sebuah dokumen yang jelas mengartikulasikanarah bisnis akan mengejar dan langkah-langkah yang diperlukan untuk mencapai tujuannya
b. Gol/tujuan : memperoleh keuntungan karena semua orang yang berbisnis mulanya berawal dari fikiran-fikiran dan keinginan mereka untuk memperoleh keuntungan sehingga muncul inisiatif untuk menjalankan bisnis dari keinginan mereka tersebut.
c. Pengorganisasian proses bisnis :  suatu proses penyusunan struktur organisasi yang sesuai dengan tujuan, sumber daya yang dimiliki, dan lingkungan yang melingkupinya


d. Manajemen operasional : Bidang manajemen yang mengkhususkan pada produksi barang, serta menggunakan alat-alat dan tekhnik-tekhnik khusus untuk memecahkan masalah-masalah produksi.”


Operasional berasal dari kata operasi yang mempunyai arti menurut Subagyo (2000:1) ialah “kegiatan untuk mengubah bentuk untuk menambah manfaat atau menciptakan manfaat baru dari suatu barang atau jasa. Manajemen operasional adalah mengatur sedemikian rupa bagaimana proses baahan baku masuk sampai keluar menjadi barang jadi dan cara pendistribusian produk sampai ke tangan konsumen.
Penerapan proses bisnis : pengimplementasian bisnis seperti apa yang sudah direncanakan.

7. Mengapa proses bisnis perlu dipahami dengan baik sebelum pembuatan sistem informasi?Jelaskan keterkaitan antara pemodelan proses bisnis dengan tahapan analisa dan desain pada pembuatan sistem informasi! Berikan contoh bagaimana keterkaitannya!
   Menurut kelompok kami proses bisnis merupakan salah satu sepenggal pengertian daripada sisem informasi itu sendiri, jadi untuk tau tentang apa itu sistem informasi maka yang harus dilakukan pertama kali yaitu harus mengetahui bagaimana proses bisnis, alur bagaimana bisnis itu berjalan untuk mencapai tujuan, tentu saja proses itu proses yang akan berjalan sehingga bisa mencapai hasil yang kita harapkan.
keterkaitan: proses bisnis adalah bagaimana cara kita pertama kali dalam memulai pembuatan dari sebuah sistem, dan didalam proses ini sendiri terdiri dari sub bagian2 yang nantinya membantu dala menghasilkan output yang lebih berkualitas, dan faktor utility tersebut diantaranya menganalisa bagaimana proses yang sudah kita rencanakan akan berjalan sesuai yang diharapkan, bagaimana resikonya? dan apabila sudah mencapai tahap ini maka desainlah yang menjadi outputnya.
     contoh : pada saat proses analisa sistem , seorang sitem analis harus mengetahui permasalahan bisnis dan kesempatan dalam bisninsnya sehingga perlu diadakan pengamatan-pengamatan langsung  dan melakukan investigasi sistem yang sudah ada, sehingga menghasilkan pemikiran-pemikiran baru yang berguna untuk meningkatkan kualitas kinerja dari sistem itu. desain sistem terbentuk setelah semua data dari proses analisa sistem tadi telah terlengkapi, yang selanjutnya hasil dari seorang sistem analis tadi di komunikasikan (dihubungkan) ke programmer untuk dibuatkan sistem yang baru, dan dengan desain yang baru pula.

3 komentar: